Travelous Life | Paniai – Kabupaten Biak memprioritaskan pengembangan sektor Pariwisata yang menjadi salah satu  unggulan dalam pembangunan. Salah satunya kesediaan masyarakat hak ulayat dikelola secara maksimal dan bekerja sama dengan Pemerintah untuk pengelolaan objek dan lokasi wisata.

“Dengan memperhatikan regulasi pengembangan objek wisata dan retribusi wisatawan,” kata Bupati Biak Numfor, Herry Ario Naap, Minggu, (14/1/2018).

Ia menjelaskan pengembangan sektor pariwisata  itu dengan cara membangun fasilitas pendukung yang tak hanya mempermudah jangkauan, tetapi juga pengadaan dan penataan fasilitas pendukung. “Agar khusus retribusi tidak terkesan mahal dan mampu dijangkau oleh semua kalangan,” ujar Herry menambahkan.

Menurut dia, dukungan pengembangan pariwisata juga dilakukan dengan ditingkatkannya pembangunan jalur transportasi laut dan udara untuk mempermudah wisatawan lokal dan manca negara. Herry tak memungkiri salah satu kendala percepatan pembangunan objek wisata karena jalur penerbangan yang masih kurang dan biaya tiket ke Biak yang sangat mahal.

Tokoh pemuda Biak, Godlif Korwa mengatakan destinasi wisata di daerahnya sangat banyak dan masih banyak yang belum tersentuh. “Biak harus kembali menjadi destinasi wisata seperti sedia kala,” kata Korwa.

Ia menegaskan agar Pemda mampu membuat regulasi yang pasti dan baik agar bisa mendata dan  mengelola setiap tempat yang layak dijadikan area wisata. “Dalam pengembangan pariwisata harus ada sesuatu yang menjadi kekhasan dan unik agar manjadi daya tarik wisatawan,” katanya.

Selain itu ia menyarankan  pemda Biak juga harus mampu mengangkat aspek  budaya  untuk mendukung sektor pariwisata.  “Nuansa adat berupa wor, apen beyern dan lain-lain mesti dikemas secara baik,” katanya.

(*Sumber berita : tabloidjubi.com)
Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *