Sebagai kota metropolitan yang sangat sibuk, Jakarta tentunya menawarkan ribuan fasilitas yang dapat dinikmati oleh warganya. Jika travelmate adalah seorang penikmat kegiatan budaya, maka silahkan coba untuk berkunjung ke Komunitas Salihara di Jalan Salihara No. 16, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Selain dinamakan sesuai dengan nama jalan supaya mudah dikenali, ternyata Komunitas Salihara juga mengadaptasi nama dari salah satu bunga jamak, Saliara atau Lantana camara L. Bunga tersebut dianggap sesuai dengan visi Komunitas Salihara tentang kemajemukan dan penyebaran kekayaan artistik dan intelektual, maka citra bunga itu juga yang dijadikan sebagai dasar logo Komunitas Salihara.

photo by. Aruma Sistha

Disini travelmate akan menemukan susana sejuk dan nyaman, sebuah suasana yang tentunya jarang sekali di temukan di tengan hiruk pikuk Jakarta. Ya, memang Komunitas Salihara memiliki ide untuk menghadirkan komunitas seni budaya di tengah masyarakat Jakarta yang padat. Dibangun di atas tanah seluas 3,800 m², Komunitas Salihara terdiri dari empat unit bangunan utama, yaitu Teater Salihara, Galeri Salihara, Anjung Salihara dan ruang perkantoran. Saat ini teater black box Salihara adalah merupakan yang pertama dan masih satu-satunya di Indonesia.

photo by. Aruma Sistha

Komunitas Salihara yang dibentuk oleh sejumlah sastrawan, seniman, jurnalis dan peminat seni ini pernah dinobatkan sebagai “The Best Art Space” (2010) oleh majalah Time Out Jakarta dan sebagai salah satu dari “10 Tempat Terunik di Jakarta” (2010) versi Metro TV, bahkan arsitekturnya pun juga dinobatkan sebagai “Karya arsitektur yang menerapkan aspek ramah lingkungan” oleh Green Design Award 2009.

Saat ini, Komunitas Salihara banyak dikunjungi oleh para penikmat program seni dan pemikiran kelas dunia. Di samping itu, Komunitas Salihara juga menjadi tempat berkumpul bagi berbagai kelompok minat seperti, sastrawan, pembuat film, koreografer, arsitek muda, peminat filsafat, penerjemah, pecinta literatur, dan lain-lain.

Dok. Salihara
photo by. Aruma Sistha

Program seni dan pemikiran yang berlangsung tiap bulan secara reguler serta beberapa program khusus dapat travelmate nikmati, yaitu : Salihara International Performing Arts Festival (SIPFEST), Bienal Sastra Salihara, Helateater Salihara, Jazz Buzz Salihara, Helatari Salihara, Forum World Music, Kompetisi Karya Trimarta, Ceramah, Diskusi, Musyawarah Buku serta Kelas-kelas atau Lokakarya

Beberapa kelas favorit berbayar yang di selenggarakan Komunitas Salihara adalah Kelas Menulis dan Berpikir Kreatif (sastra), Kelas Melukis Cat Air (Seni Rupa), Kelas Fotografi Jalanan dan Kelas Akting Salihara (Teater). Kelas-kelas tersebut dapat travelmate ikuti dengan biaya Rp. 1.000.000 hingga Rp. 3.500.000 per program.

photo by. Aruma Sistha

Bukan hanya kegiatan rutin saja, namun Komunitas Salihara juga menyediakan tempat untuk sekedar menikmati kopi sembari menunggu atau berdiskusi ringan dengan teman. Di Kedai Salihara 16, travelmate bisa mencoba sajian spesial dari Kopi Kecil, Nasi Pedes dan Bar Jamu “Suwe Ora Jamu”, beserta fasilitas WiFi gratis tentunya.

Untuk menuju ke Komunitas Salihara, travelmate dapat menggunakan kendaraan pribadi dan juga angkutan umum. Ada beberapa pilihan angkutan umum untuk menuju ke Komunitas Salihara, yaitu :

  • Transjakarta

Gunakan bus Transjakarta Koridor 6 (Dukuh Atas – Ragunan). Travelmate bisa berhenti di halte Pejaten Philips lalu turun dari halte ke arah kiri. Lanjutkan dengan naik Mikrolet 36 (berwarna biru) dari depan Pejaten Village menuju Jalan Salihara No. 16; Travelmate juga bisa berhenti di halte Jati Padang. Turun ke arah kanan dan lanjutkan dengan ojek, ATAU turun ke arah kiri dan berjalanlah lurus menuju pertigaan dengan lampu lalu lintas. Belok kiri ke Jalan Ragunan Raya dan lanjutkan dengan naik Mikrolet 61 (berwarna biru) sampai turun di Balai Rakyat. Setelah itu lanjutkan dengan jalan kaki ke arah utara (belok kiri) menuju Jalan Salihara No. 16;

  • Mikrolet M16 (K Melayu – Pasar Minggu) dan langsung turun di Jalan Salihara No. 16 (sekitar 300 m setelah UNAS);
  • Metromini 75 (Blok M – Pasar Minggu), berhenti di Balai Rakyat lalu berjalanlah ke arah utara (belok kiri) menuju Jalan Salihara 16;
  • Dengan Kereta Api (KRL) apa saja yang melewati dan berhenti di Stasiun Pasar Minggu, kemudian dilanjutkan dengan menggunakan ojek atau berjalan kaki (+/- 500 m) melalui Jalan Raya Ragunan. Belok kanan di pertigaan Balai Rakyat dan terus berjalan sampai Jalan Salihara No. 16
Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *